Senin, 13 Agustus 2012

White Walls with Blind side


Aku melihat lebar ke segala arah
Aku melihat semuanya
dinding yang putih
lantai yang putih, dan
Orang-orang yang begitu asing
Meraka tak tahu
Aku pun tak tahu
Apa yang mereka bicarakan
Bahkan aku pun tak mau mendengarkannya
Siapa pun ??? terutama mereka.
Mereka memberiku tekanan, dan
Mengharapkan ku menyelesaikannya sendiri
Aku sadar aku tak bisa melakukan semuanya itu
Aku pergi menyendiri
Melihat diri ku di cermin
Lalu berkata
ITU BUKAN AKU !!!

TENTANG CINTA

Cinta adalah satu-satunya kebebasan di dunia, karena cinta itu membangkitkan semangat, hukum-hukum kemanusiaan dan gejala alami pun tak mampu mengubah perjalanannya.

Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur?
Ketika kita menangis?
Ketika kita membayangkan?
Itu karena hal terindah di dunia tdk terlihat

Ketika kita menemukan seseorang yang keunikannya sejalan dengan kita, kita bergabung dengannya dan jatuh ke dalam suatu keanehan serupa yang dinamakan CINTA.

Mencintai bukanlah bagaimana kamu melupakan dia bila ia berbuat kesalahan, melainkan bagaimana kamu memaafkan.
Bukanlah bagaimana kamu mendengarkan, melainkan bagaimana kamu mengerti. Bukanlah apa yang kamu lihat, melainkan apa yang kamu rasa, bukanlah bagaimana kamu melepaskan melainkan bagaimana kamu bertahan.

Cinta yang sebenarnya adalah ketika kamu menitikan air mata dan masih peduli terhadapnya, adalah ketika dia tidak memperdulikanmu dan kamu masih menunggunya dengan setia.
Adalah ketika di mulai mencintai orang lain dan kamu masih bisa tersenyum dan berkata ” aku turut berbahagia untukmu ”

Manusia tidak dapat menuai cinta sampai dia merasakan perpisahan yang menyedihkan, dan yang mampu membuka pikirannya, merasakan kesabaran yang pahit dan kesulitan yang menyedihkan.

Kata-kata tidak mengenal waktu. Kamu harus mengucapkannya atau menuliskannya dengan menyadari akan keabadiannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar